Jumat, 21 Desember 2012

RADAR KARAWANG AWAL 2013, UNSIKA BERSTATUS NEGERI



RADAR KARAWANG
Awal 2013, Unsika Berstatus Negeri
Written By Mang Raka on Senin, 17 Desember 2012 | 14:0

Gubernur Jawa Barat, DR. H. Ahmad Heryawan, LC, mengisyaratkan bahwa proses alih status Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) untuk jadi universitas negeri diperkirakan selesai pada awal tahun 2013 mendatang. Hal itu disampaikan gubernur saat menghadiri kegiatan reuni Unsika alumni 1989–2011. Acara digelar di kampus Unsika, Jalan Ronggowaluyo, Telukjambe Timur, Sabtu (15/12).
Lebih lanjut Gubernur menjelaskan bahwa salah satu syarat Unsika dapat dialihstatus jadi universitas negeri lantaran sudah punya areal lahan seluas 30 hektar. Untuk itu, Pemprov Jabar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 50 miliar untuk keperluan pengadaan lahan tersebut. "Saat ini masih kekurangan sebesar Rp 4.8 miliar, yang akan segera dibayarkan," katanya.

Dilanjutkannya, bahwa pihak Pemprov Jabar telah menargetkan pula untuk mengalihstatuskan tiga perguruan tinggi lainnya di Jabar menjadi negeri. “Dua di antaranya direncanakan telah menjadi negeri pada awal tahun 2013, termasuk Unsika ini. Sedangkan dua lainnya ditargetkan akhir 2013,” imbuhnya. Konon peningkatan jumlah universitas negeri di Jabar cukup mendesak, terlebih rasio populasi penduduk yang lebih tinggi di daerah lain. “Di Provinsi Sumatera Barat dengan jumlah penduduk yang relatif kecil pun telah punya tiga perguruan tinggi negeri. Sehingga sudah selayaknya Jawa Barat memiliki jumlah perguruan tinggi yang lebih banyak,” tambah gubernur.
Bupati Karawang, H. Ade Swara di kesempatan tersebut menyambut baik rencana alih status Unsika jadi universitas negeri. Dengan harapan, proses itu dapat menjadi salah satu upaya bagi meningkatkan kualitas pendidikan di Karawang. Selain itu, Bupati Ade Swara pun berharap para alumni Unsika dapat mengembangkan karya dan prakarsa yang bermanfaat bagi pembangunan Karawang. “Dengan harapan semua mampu mengikuti perkembangan zaman. Juga dapat kontribusi terhadap pembangunan bangsa,” tandasnya.
Ketua Ikatan Alumni Unsika, Tono Bahtiar, juga menegaskan optimismenya terkait proses alih status Unsika jadi universitas negeri. Syarat ketersediaan lahan seluas 30 hektar, yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Klari–Tanjungpura, disebutnya saat ini telah semakin siap. Di sisi lain, keberadaan Unsika sendiri telah memberikan kontribusi positif, dimana salah satunya adalah munculnya beragam LSM, jaringan peduli hukum yang merupakan para alumnus Unsika.
Di penutupan acara, Gubernur Ahmad Heryawan dan Bupati Ade Swara pun meresmikan Sekretariat Ikatan Alumni Unsika yang dibangun dengan menggunakan dana bantuan dari Pemkab Karawang. Selain bantuan tersebut, Ketua Yayasan Singaperbangsa Karawang, Mayjen (purn) Tayo Tarmadi menjelaskan Pemkab Karawang telah pula memberikan bantuan lain, di antaranya adalah untuk pembangunan gedung Menwa Rp 125 juta, pembangunan gedung Fakultas Ekonomi Rp 2,5 miliar, serta beasiswa sebesar Rp 3,3 miliar. (yud)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar